Merubah passsword root MySQL di Ubuntu

Pada terminal kita bisa menggitikkan berikut

Matikan dulu MySQL Server nya.

sudo / etc / init.d / mysql stop

Lanjut dengan konfigurasi mysqld.

sudo mysqld - skip-grant-tables &

Login sebagai root ke MySQL .

mysql -u root mysql

Ganti Password root dengan password baru.

UPDATE user SET Password=PASSWORD('YOURNEWPASSWORD') WHERE User='root'; FLUSH PRIVILEGES; exit;

Continue reading

Perencanaan Perusahaan Yang Terintegrasi dengan ERP

ERP “Enterprise Resource Planing” defenisi ERP sendiri adalah perencanaan yang terintegrasi dalam sebuah organisasi. Dalam implementasi ERP agar pengelolaan data dan informasi dapat berjalan dengan baik dan terintegrasi sebaiknya didukung dengan seperangkat aplikasi dan infrastruktur yang baik pula.

Secara konseptual, enterprise dapat digambarkan sebagai sebuah kelompok dengan tujuan tertentu untuk mencapai sebuah tujuan yang sama. Sudut pandang enterprise berbeda dengan sudut pandang sebuah organisasi atau perusahaan. Dalam sebuah organisasi atau perusahaan dibagi dengan beberapa unit dan fungsi tertentu yang kita kenal sebagai fungsi personalia (departemen) yang seolah-olah bekerja pada kelompok masing-masing yang menerutnya sesuai dengan tujuan organisasi. Setiap fungsi terisolasi dan memiliki koleksi dan sistim sendiri-sendiri dan pada akhirnya informasi yang dihasilkan hanya dapat dibaca oleh top level manajemen itu sendiri sehingga tidak dapat dimanfaatkan oleh departemen lain. Karena tidak dapat mengetahui apa yang dikerjakan departemen lain maka setiap departemen akan berjalan dengan cara dan laporan sendiri-sendiri.

…bersambung

Continue reading

Membuat Shortable Menggunakan jQuery UI

Shortable ini akan bermanfaat untuk mengatur struktur navigasi website, dengan tambahan menggunakan plugin cookie urutan yang di atur oleh user dapat tersimpan kedalam daftar cookie sehingga jika di refresh halaman urutan yang telah ditentukan oleh pengunjung website kita tidak akan belubah/ kembali seperti semua.
Untuk menjalankan nya silakan sisipkan code dibawah ini didalam tag <meta>

CSS

li {
	border:1px solid #DADADA;
	background-color:#EFEFEF;
	padding:3px 5px;
	margin-bottom:3px;
	margin-top:3px;
	width:100px;
	list-style-type:circle;
	font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;
	color:#666666;
	font-size:0.8em;
}

li:hover {
	background-color:#FFF;
	cursor:move;
}

<script src=”jquery-1.2.6.min.js” type=”text/javascript”></script>
<script src=”jquery-ui-1.5.1.packed.js” type=”text/javascript”></script>
<script src=”jquery.cookie.js” type=”text/javascript”></script>

JAVASCRIPT

/////////////////////////////////////////////////////////////////
/////  EDIT THE FOLLOWING VARIABLE VALUES  //////////////////////
/////////////////////////////////////////////////////////////////

// set the list selector
var setSelector = "#list1";
// set the cookie name
var setCookieName = "listOrder";
// set the cookie expiry time (days):
var setCookieExpiry = 7;

/////////////////////////////////////////////////////////////////
/////  YOU PROBABLY WON'T NEED TO EDIT BELOW  ///////////////////
/////////////////////////////////////////////////////////////////

// function that writes the list order to a cookie
function getOrder() {
	// save custom order to cookie
	$.cookie(setCookieName, $(setSelector).sortable("toArray"), { expires: setCookieExpiry, path: "/" });
}

// function that restores the list order from a cookie
function restoreOrder() {
	var list = $(setSelector);
	if (list == null) return

	// fetch the cookie value (saved order)
	var cookie = $.cookie(setCookieName);
	if (!cookie) return;

	// make array from saved order
	var IDs = cookie.split(",");

	// fetch current order
	var items = list.sortable("toArray");

	// make array from current order
	var rebuild = new Array();
	for ( var v=0, len=items.length; v<len; v++ ){
		rebuild[items[v]] = items[v];
	}

	for (var i = 0, n = IDs.length; i < n; i++) {

		// item id from saved order
		var itemID = IDs[i];

		if (itemID in rebuild) {

			// select item id from current order
			var item = rebuild[itemID];

			// select the item according to current order
			var child = $("ul.ui-sortable").children("#" + item);

			// select the item according to the saved order
			var savedOrd = $("ul.ui-sortable").children("#" + itemID);

			// remove all the items
			child.remove();

			// add the items in turn according to saved order
			// we need to filter here since the "ui-sortable"
			// class is applied to all ul elements and we
			// only want the very first!  You can modify this
			// to support multiple lists - not tested!
			$("ul.ui-sortable").filter(":first").append(savedOrd);
		}
	}
}

// code executed when the document loads
$(function() {
	// here, we allow the user to sort the items
	$(setSelector).sortable({
		axis: "y",
		cursor: "move",
		update: function() { getOrder(); }
	});

	// here, we reload the saved order
	restoreOrder();
});

Setiap kali urutan berubaha makan fungsi yang di eksekusi adalah “getOrder()” dan setelah elemen dimuat baru meng-eksekusi “restoreOrder()”.fungsi “getOrder()” akan bertugas sebagai penulis urutan elemen yang akan disimpan kedalam cookie dan “restoreOrder()” akan bertugas untuk mengambil urutan yang disimpan pada cookie dan mengembalikkannya.
Tag HTML masukkan didalam <body>

HTML

<ul id="list1">
    <li id="item-1">List Item 1</li>
    <li id="item-2">List Item 2</li>
    <li id="item-3">List Item 3</li>
    <li id="item-4">List Item 4</li>
    <li id="item-5">List Item 5</li>

    <li id="item-6">List Item 6</li>
</ul>

 

Continue reading

Page Loading Dengan Jquery

Memberikan efek blur saat loading halaman website bisa membuat halaman website kita menjadi menarik, kita dapat mengimplementasikannya dengan mudah menggunakan jquery.

div ini adalah bagian yang akan di load saat proses fadein berjalan

<div id="page_effect" style="display:none;">
<!-- this content is hide, need jQuery to fade in -->
</div>

Membuat efek jquery fadein saat dokumen ditampilkan.

$(document).ready(function(){
	$('#page_effect').fadeIn(2000);
});

Berikut script komplit jquery fadein untuk diterapkan pada halaman website kita:

<html>
<head>
<title>JQuery Page Loading Effect</title>

<script type="text/javascript" src="jquery.js"></script>

</head>

<script type="text/javascript">

$(document).ready(function(){

	$('#page_effect').fadeIn(2000);

});

</script>
<body>

<div id="page_effect" style="display:none;">

<h1>JQuery Page Loading Effect</h1>
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Integer semper, nibh sit amet porta lacinia, nunc lacus lobortis turpis, scelerisque tincidunt urna odio id arcu. 

Aenean gravida tellus et velit pulvinar sit amet mattis justo accumsan. Vestibulum adipiscing sem in elit accumsan at bibendum nisl dictum. Maecenas velit purus, hendrerit placerat mattis at, porta quis mi. Aenean varius orci sed nisi pharetra posuere. Duis iaculis viverra aliquet. Aliquam vitae consequat magna.

</div>

</body>
</html>

Continue reading

Langkah-Langkah Manajemen Proyek

Setiap proyek harus direncanakan secara detail dan terkontrol oleh Manajer Proyek. Kontrol berhubungan dengan membandingkan progres kerja aktual dengan rencana sebelumnya dan memberikan koreksi ketika rencana tidak sesuai dengan aksi. Rencana proyek akan disiapkan olehManajer Proyek dan menspesifikasikan kebutuhan pekerjaan yang akan dilakukan.

Langkah-langkah berikut adalah panduan standar bagi Manajer Proyek dan Tim Proyek / Pelaksana:

  1. Definisi Masalah. Dilakukan setelah manajemen memutuskan apakah request yang diajukan calon pelanggan diterima atau tidak. Request pelanggan dan beberapa komentar yang dipegang manajemen selanjutnya diserahkan kepada Manajer Proyek untuk memulai sebuah proyek. Ketika sudah ditandatangani, Manajer Proyek memeriksa semua dokumen yang terlibat dalam proyek dan memulai merencanakan sesuatu.
  2. Analisis ProsesManajer Proyek akan memulai sebuah proyek dengan mengerti model proses bisnis. Manajer Proyek setidaknya harus familier dengan proses-proses bisnis pengguna (pelanggan dalam hal ini) sebelum membangun pekerjaan tersendiri dalam menyelesaikan proyek, termasuk menetapkan masalah yang terjadi dalam sistem yang sedang berjalan, menetapkan tujuan dan gol, dan mendaftar kendala-kendala atau keterbatasan. Sebuah penentuan dan pendefinisian interface dengan sistem berjalan lainnya, dan kebutuhan-kebutuhan di dalam atau di luar bagian, harus dilengkapi. Analisis penuh terhadap sistem harus diadakan untuk memproduksi kebutuhan-kebutuhan fungsional seluruh sistem.
  3. Deskripsi Fungsional. Setelah mengadakan proses analisis, Manajer Proyek kemudian membuat deskripsi fungsional. Deskripsi fungsional menetapkan kebutuhan-kebutuhan sistem dan menyediakan requestor dengan statemen yang jelas mengenai kapabilitas operasional yang akan dibangun. Jika kebutuhan-kebutuhan tersebut merubah poin-poin tertentu, deskripsi fungsional harus diupdate dan menerima persetujuan dari user (pelanggan). Deskripsi fungsional ini sebagai basis pengertian bersama antara pembuat proyek dan pelanggan.
  4. Desain Sistem. Dalam fase desain, kebutuhan-kebutuhan fungsional dibangun dan diperbarui lebih lanjut. Kemungkinannya, beberapa pendekatan alternatif bisa terkonsep dan dibandingkan dari sudut biaya dan faktor keuntungan. Contoh seperti form, laporan, screen, dan dokumen-dokumen sistem lainnya bisa disiapkan, jika proyek berbentuk software. Diagram fisik dan logika disiapkan jika proyek berbentuk jaringan komputer. Dianjurkan sekali untuk membuat prototype agar user mempunyai kesempatan untuk mengembangkan desain. Untuk proyek desain software, struktur-struktur file dan desain laporan harus disempurnakan. Untuk semua proyek, pengaruh pada sistem dan jaringan harus ditentukan sebelum desain disetujui.

Ketika desain yang disetujuai telah dibangun, Manajer Proyek akan membuat rencana aksi dan kejadian-kejadiannya (Plan of Action and Milestones) dan rencana progres kerja. Secara normal, ketika membangun sebua POAM dan rencana tugas kerja, Manajer Proyek sebaiknya merencanakan kepada anggota tim yang tersedia untuk bekerja pada proyek tidak lebih dari 28 jam setiap minggu. Manajer Proyek harus memikirkan kebutuhan lain-lain bagi anggota tim disamping komitmen untuk membangun timeline yang realistis. Manajemen akan menyetujui tim proyek, dan pengawas anggota tim proyek harus menjaga kebutuhan waktu timeline pekerjaan proyek. Rencana progres kerja dapat dibuat dalam berbagai format, namun Manajer Proyek akab lebih baik lagi jika membuat matrik tugas dan anggota tim proyek dengan sejumlah jam kerja yang diberikan kepada setiap aggota tim untuk mencapai target pekerjaan yang sudah ditentukan sebelumnya. Tugas-tugas kritis, yaitu tugas-tugas yang harus diselesaikan sebelum pekerjaan lain bisa diselesaikan, juga harus ditentukan. Selama fase desain, Manajer Proyek sebaiknya membuat Life Cycle Management dan memperoleh persetujuan jika diperlukan.

  1. Pembuatan Sistem. Selama fase ini, desain sistem sudah diimplementasikan. Jika perubahan desain diperlukan, mungkin butuh merevisi langkah-langkah sebelumnya untuk memastikan bahwa sistem didesain secara wajar. Informasi tentang operasi, penggunaan, dan perawatan atau maintenance dibangun dalam fase ini.
  2. Pengujian Produk. Perencanaan pengujian harus dipikirkan untuk memverifikasi kesamaan sistem yang telah dibuat terhadap identifikas-identifikasi kebutuhan yang dituliskan pelanggan. Seluruh sistem yang terintegrasi harus diuji untuk memastikan bahwa hardware dan semua komponen software bekerja sesuai desain yang dibuat. Semua pengujian harus dilakukan dalam lingkungan terkontrol sebelum proyek yang komplit diperkenalkan kepada user (pelanggan). Audit konfigurasi fungsional juga perlu dikerjakan.
  3. Pelatihan User/Pelanggan. Setiap perubahan dalam sebuah sistem membutuhkan setidaknya pengetahuan baru dan biasanya skill baru juga pada beberapa komponen sumber daya manusia seperti  operator, bagian administrasi, pengguna, dan manajer. Orientasi pada sistem diperlukan untuk setiap orang dalam organisasi yang terlibat dengan sistem baru tersebut. Jika sebuah proyek tidak untuk pembuatan sistem baru, namun hanya perevisian, atau pemodifikasian, ataupun perilisan versi baru software, sedikit banyak pelatihan mungkin akan dibutuhkan. Pelatihan dapat dilakukan dalam sesi kelas pelatihan atau kursus, maupun mengasisteni pekerjaan. Manajer Proyek bertanggung jawab dalam pembuatan rencana pelatihan.
  4. Dokumentasi. Dokumentasi harus disiapkan sebagai kebutuhan. Minimal, harus ada informasi yang cukup untuk mendeskripsikan dan menjelaskan semua program sistem dan operasi, atau perubahan-perubahan dan alasan terhadap perubahan program.
  5. Operasi. Sistem telah diimplementasikan dan diserahkan kepada user atau pelanggan. Pembuatan dan konversi data dari sistem yang lama menjadi sistem baru harus disempurnakan.

Evaluasi. Semua tim proyek berkontribusi terhadap manual proyek dan mengirimkannya kepada Manajer Proyek untuk dikonsolidasikan. Kemudian Manajer Proyek akan meng-compile kedalam rekaman tertulis untuk referensi selanjutnya dan dimaintain dengan dokumentasi lain untuk proyek tersebut. Jika dapat digunakan, Manajer Proyek akan menyiapkan sebuah rencana aksi ke depan jika memungkinkan dilakukan upgrade terhadap produk yang dibuat.

Disarikan dari Suny Maritime College Department of Information Technology yang berjudul: Standard Operating Procedures

Summary by Darwis Suryantoro

 

Continue reading

Update tabel menggunakan 2 tabel di MySQL

Cara update tabel dengan mengambil value dari tabel lain.

Contoh ada dua table:

  1. tabel1
    • field1
    • field2
  2. tabel2
    • field2
    • field5

Untuk contoh ini kita akan meng-update tabel1.field2 dengan merubah data yang diambil dari tabel2.field5 bila record dalam tabel1.field1 sama dengan tabel2.field2, Berikut ini adalah perintahnya :

UPDATE
tabel1, tabel2
SET
tabel1.field2 = tabel2.field5
WHERE
tabel1.field1 = tabel2.field2

Continue reading

Ubuntu server allow tcp Mysql connection from remote system

open /etc/mysql/my.cnf file

Code:

sudo vi /etc/mysql/my.cnf

Make sure bind-address set to your server IP address (not to 127.0.0.1)

Code:

bind-address = 192.158.5.1

Also make sure line skip-networking is removed or commented out

Code:

# skip-networking

Save and close the file; Restart mysql

Code:

sudo /etc/init.d/mysql restart

Let us assume that you are always making connection from remote IP called 202.54.10.20 for database called webdb for user webadmin then you need to grant access to this IP address. At mysql> prompt type following command for existing database:

Code:

update db set Host='202.54.10.20' where Db='webdb';

update user set Host='202.54.10.20' where user='webadmin';

Continue reading

WARNING: REMOTE HOST IDENTIFICATION HAS CHANGED! Dan Solusinya

Bila terjadi perubahan pada remote IP host yang diremote ssh biasanya akan tampil “WARNING: REMOTE HOST IDENTIFICATION HAS CHANGED!” sehingga kita tidak mengakses komputer yang kita tuju. Contoh tampilan warning:

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@
@    WARNING: REMOTE HOST IDENTIFICATION HAS CHANGED!     @
@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@
IT IS POSSIBLE THAT SOMEONE IS DOING SOMETHING NASTY!
Someone could be eavesdropping on you right now (man-in-the-middle attack)!
It is also possible that the RSA host key has just been changed.
The fingerprint for the RSA key sent by the remote host is
86:dd:de:fc:f9:79:f7:c8:7c:c1:09:8a:80:6e:7a:65.
Please contact your system administrator.
Add correct host key in /Users/mycomputername/.ssh/known_hosts to get rid of this message.
Offending key in /Users/mycomputername/.ssh/known_hosts:11
RSA host key for 192.168.0.31 has changed and you have requested strict checking.
Host key verification failed.

Bagaimana solusinya agar kita dapat menghilangkan warning tersebut. Solusinya:

Dengan cara menghapus baris yang tidak cocok pada “.known_hosts” di komputer lokal – dalam kata lain, identifikasi remote host di-reset di komputer lokal.

Langkah-langkahnya:

Menggunakan Terminal

vim /users/mycomputername/.ssh/known_hosts

dan hapus baris yang sesuai dengan host ini

 

Continue reading

Uninstall Zend Server di Mac-OS

Jika kita sudah tidak menginginkan lagi untuk menggunakan zend server di komputer mac kita bisa menghapusnya melalui terminal menggunakanperintah berikut:

sudo /usr/local/zend/bin/uninstall.sh

Uninstall akan mencakup:

  • Menghentikan semua proses Zend Server
  • Menghapus semua file2 yang ada di Zend Server
  • Menghapus .app dari /Applications
  • Menghapus user Zen

Continue reading